Tata Cara Bacaan Niat Doa Setelah Sholat Tahajud Keutamaan Dan Artinya

Doa Sholat Tahajud - Sholat Tahajud adalah sholat sunnah malam hari yang memiliki keutamaan sangat luar biasa, orang yang melaksanakannya akan mendapatkan kelebihan di banding yang lain. Apa saja keutamaan dan bagaimana bacaan niat sholat tahajud, tata cara serta doa setelahnya? Dibawah ini akan dibahas secara lengkap.

Sholat Tahajud tergolong sholat sunnah yang memiliki waktu tertentu dalam pelaksanaannya, yaitu khusus di malam hari. Bisa di kategorikan sebagai tahajud, jika pelaksanaannya ibadah ini di kerjakan sehabis tidur meski hanya sebentar saja, dan tidur ini menjadi syarat utama.

Lalu apa perbedaan antara sholat malam dan tahajud? jika shalat malam sifatnya umum, artinya setiap sholat sunnah yang di kerjakan malam hari seperti witir, tarawih, hajat, tahajud dan yang lainnya disebut sholat malam. Sedangkan tahajud khusus yaitu sholat malam hari yang harus di awali dengan tidur.

Sholat Tahajud

Dapat di ambil kesimpulan dari perbedaan antara sholat malam dan tahajud yaitu bahwa tidak setiap sholat malam adalah tahajud, akan tetapi tahajud termasuk dari bagian sholat malam. Semoga penjelasan ini bisa dengan mudah di pahami oleh para pembaca semua tentang perbedaan keduanya.

Hukum sholat tahajud adalah sunnah muakkadah yaitu sunnah yang lebih di anjurkan pelaksanaanya, akan tetapi bagi baginda rasul sendiri tahajud ini hukumnya wajib, dalam sebuah riwayat di katakan bahwa beliau tidak pernah meninggalkan tahajud meski sedang bepergian.

Keutamaan Sholat Tahajud

Ada banyak sekali keutamaan dari shalat tahajud, bahkan beberapa keterangan baik itu yang bersumber dari hadits nabi atau firman allah dalam al-qur'an bahwa shalat sunnah ini lebih di unggulkan dan paling di sukai baginda nabi saw dan beliau tidak pernah meninggalkannya, sehingga seolah-olah menjadi sebuah kewajiban.

1. Memiliki Derajat Tinggi

Seseorang yang selalu melaksanakan shalat tahajud rutin setiap malam, maka allah swt akan mengangkat derajat dia ke yang lebih tinggi dan terpuji, jika sudah demikian sudah pasti kehidapannya akan selalu di jaga allah swt sehingga tidak hanya akan mendapatkan kenikmatan dunia bahkan akhirat pun demikian.

Dalam surat Al-Isra ayat 79 allah swt mengutip tentang keutamaan shalat tahajud, bunyi ayatnya yaitu :

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَىٰ أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا

Artinya: “Dan pada sebagian malam hari, bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji”.

2. Kemuliaan dan Kewibawaan

Keutamaan lain dari shalat tahajud adalah sebuah kewibawaan atau kemuliaan, sebagaimana dalam sebuah hadits di sebutkan:

 وَاعْلَمْ أَنَّ شَرَفَ الْـمُؤْمِنِ قِيَامُهُ بِاللَّيْلِ

“Dan ketahuilah, bahwa kemuliaan dan kewibawaan seorang mukmin itu ada pada shalat malamnya.” (HR. Hakim; hasan)

3. Kunci Masuk Surga

Tugas pokok manusia di dunia adalah mengabdi kepada sang maha pencipta atau beribadah kepada allah swt dengan harapan bisa masuk ke surganya kelak. Salah satu kunci untuk bisa membukakan pintu surga dan masuk kedalamnya dengan selamat yaitu dengan melaksanakan shalat malam (tahajud).

Memang bagi mereka yang lemah iman, bangun malam hari ketika orang lain tidur menjadi sebuah pekerjaan sukar dikerjakan, namun pada waktu tersebut menjadi saat tepat untuk mengejar surganya allah swt, sebagaimana dalam sebuah hadits disebutkan.

يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَفْشُوا السَّلاَمَ وَأَطْعِمُوا الطَّعَامَ وَصِلُوا الأَرْحَامَ وَصَلُّوا بِاللَّيْلِ وَالنَّاسُ نِيَامٌ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ بِسَلاَمٍ

“Wahai manusia, sebarkanlah salam, berilah makan (orang-orang yang membutuhkan), sambungkanlah silaturrahim, dan shalatlah pada malam hari ketika orang lain sedang tidur; niscaya kalian akan masuk surga dengan selamat.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah dan Darimi, berkata Tirmidzi : Hadist ini Hasan Shahih )

4. Salat Sunnah Paling Afdhol

Ada banyak sekali jenis sholat sunnah tiap harinya yang di anjurkan seperti dhuha, rawatib, ba'diyah atau qobliah, hajat, istikharah dan seterusnya. Namun di antara sholat sunnah tersebut terdapat salah satu yang memiliki kedudukan lebih yaitu tahajud, sebagai hal ini di sebuatkan dalam sebuah hadits.

أَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ قِيَامُ اللَّيْلِ

“Sholat yang paling afdhol setelah sholat fardhu adalah sholat malam” (HR. An Nasa’i).

5. Penghapus Dosa

Setiap manusia khususnya umat muslim, selalu berharap hidup di sunia ini terhindar dari dosa. Akan tetapi terkadang tanpa di sadar dosa-dosa tersebut selalu diperbuat baik yang kecil atau besar, ya namanya juga manusia apalagi keimanan masih lemah selalu saja tidak bisa menjaga nafsu.

Selain bertaubat bertaubat, ada amalan yang memiliki keutamaan sebagai penghapus dosa yaitu mendirikan sholat tahajud tiap malam. Ada salah satu hadits riwayat Tirmidzi yang menyebutkan bahwa ibadah sunnah ini bisa lebih mendekatkan diri kepada sang maha kuasa serta menghapus kesalahan dan dosa.

عَلَيْكُمْ بِقِيَامِ اللَّيْلِ، فَإِنَّهُ دَأْبُ الصَّالِحِيْنَ قَبْلَكُمْ، وَهُوَ قُرْبَةٌ إِلَى رَبِّكُمْ، وَمُكَفِّرَةٌ لِلسَّيِّئَاتِ، مَنْهَاةٌ عَنِ اْلإِثْمِ.

“Lakukanlah shalat malam oleh kalian, karena hal itu merupakan kebiasaan orang-orang shalih sebelum kalian. Ia pun dapat mendekatkan kalian kepada Rabb kalian, menghapus segala kesalahan dan mencegah dari perbuatan dosa.” (HR. Tirmidzi)

Waktu Sholat Tahajud

Tahajud termasuk shalat sunnah yang waktunya di tentukan yaitu pada malam hari, serta memiliki syarat tertentu yaitu harus tidur terlebih dahulu. Jika kedua syarat tersebut tidak di lakukan maka tidak ada tahajud melainkan masuk kategori sholat sunnah lain misalnya siang hari atau tidak tidur terlebih dahulu.

Sementara untuk waktu sholat tahajud sendiri, yaitu mulai dari setelah isya hingga menjelang masuknya waktu subuh. Memang sangat panjang sekali waktunya dan boleh melakukan jam berapa saja asal masih di dalam ketentuan waktu tersebut serta di awali tidur terlebih dahulu meski hanya sebentar saja.

Di antara waktu yang sudah di tentukan, ternyata ada saat yang lebih utama dalam pelaksanaan sholat tahajud yaitu pada sepertiga malam. Masih bingung kapan sepertiga malam itu? setidaknya sepertiga malam bisa di bagi menjadi tiga yaitu :

Sepertiga malam pertama

Waktu sepertiga malam pertama adalah setelah sholat Isya sampai dengan pukul 10.30.

Sepertiga malam kedua

sepertiga malam kedua adalah antara pukul 10.30 hingga 01.30.

Sepertiga malam ketiga

Sepertiga malam terakhir adalah antara pukul 01.30 hingga sebelum memasuki waktu subuh

Dari ketiga tersebut, menurut para ulama waktu yang paling utama untuk mengerjakan sholat tahajud adalah sepertiga malam terakhir yaitu dari pukul 01.30 hingga menjelang masuk waktu subuh.

كَانَ يَنَامُ أَوَّلَهُ وَيَقُومُ آخِرَهُ ، فَيُصَلِّى ثُمَّ يَرْجِعُ إِلَى فِرَاشِهِ ، فَإِذَا أَذَّنَ الْمُؤَذِّنُ وَثَبَ ، فَإِنْ كَانَ بِهِ حَاجَةٌ اغْتَسَلَ ، وَإِلاَّ تَوَضَّأَ وَخَرَجَ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa tidur di awal malam, lalu beliau bangun di akhir malam. Kemudian beliau melaksanakan shalat, lalu beliau kembali lagi ke tempat tidurnya. Jika terdengar suara muadzin, barulah beliau bangun kembali. Jika memiliki hajat, beliau mandi. Dan jika tidak, beliau berwudhu lalu segera keluar (ke masjid).” (HR. Bukhari)

Jumlah rakaat

Permasalahan lain yang sering di pertanyakan oleh para pemula yang baru tergugah hatinya akan melaksanakan sholat tahajud yaitu mengenai jumlah rakaat sholat sunnah tahajud, apakah 2 rakaat saja cukup atau lebih utama jika banyak?. Jawab : Jumlah rakaat shalat tahajud minimal 2 rakaat hingga 12 rakaat di tambah witir 1 rakaat biar lebih sempurna.

لأَرْمُقَنَّ صَلاَةَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- اللَّيْلَةَ فَصَلَّى. رَكْعَتَيْنِ خَفِيفَتَيْنِ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ طَوِيلَتَيْنِ طَوِيلَتَيْنِ طَوِيلَتَيْنِ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ وَهُمَا دُونَ اللَّتَيْنِ قَبْلَهُمَا ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ وَهُمَا دُونَ اللَّتَيْنِ قَبْلَهُمَا ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ وَهُمَا دُونَ اللَّتَيْنِ قَبْلَهُمَا ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ وَهُمَا دُونَ اللَّتَيْنِ قَبْلَهُمَا ثُمَّ أَوْتَرَ فَذَلِكَ ثَلاَثَ عَشْرَةَ رَكْعَةً

”Aku pernah memperhatikan shalat malam yang dilakukan oleh Rasulullah yang mengerjakan dua rakaat ringan. Setelah itu Rasulullah melaksanakan shalat dua rakaat. Lalu Rasulullah mengerjakan shalat dua rakaat lagi. Lalu beliau mengerjakan shalat dua rakaat lagi yang lebih pendek. Rasulullah mengerjakan shalat dua rakaat yang lebih ringan dari sebelumnya. Lalu dilanjutkan mengerjakan shalat dua rakaat lagi yang lebih ringan dari sebelumnya. Terakhir, Rasulullah melakukan shalat witir satu rakaat. Jumlah seluruhnya, Rasulullah mengerjakan shalat sunnah malam sebanyak 13 rakaat.” (HR. Muslim)

Mengenai jumlah rakaat dari shalat tahajud ini banyak sekali pendapat, di antaranya bahwa shalat tahajud tidak di batasi jumlah rakaatnya, ada juga bahwa tahajud 11 rakaat beserta witir, dan ada juga yang berpendapat 13 rakaat dengan witir. Tetapi yang pasti, shalat tahajud ini minimal dikertajakan 2 rakaat dan banyaknya tidak di batasi.

Tata Cara Sholat Tahajud

Sebaiknya sebelum tidur berniat dulu bahwa nanti akan bangun melaksanakan sholat tahajud, sehingga jika terlewat atau tidak bangu maka tetap bisa mendapat pahalanya. Sebelu tahajud juga di sunnahkan untuk bersiwak terlebih dulu dan mengawali rakaat tahajud dengan yang ringan.

Jangan lupa dalam mempersiapkan diri untuk shalat tahajud sudah di pastikan bawah sudah terbebas dari hadast kecil (wudhu) dan hadast besar (mandi wajib). Selain itu sucikan dulu anggota badan, tempat dan pakaian dari kotoran serta najis, pastikan semuanya sudah bersih dan suci.

Pada dasarnya, dalam pelaksanaan shalat tahajud ini tidak ada perbedaan dengan shalat pada umumnya, yang membedakan hanya niat, waktu dan jumlah rakaat. Sementara untuk gerakan dan bacaan lain seperti doa iftitah, tasyahud atau doa sujud semuanya sama.

Sementara untuk shalat tahajud ini masing-masing di lakukan dua rakaat satu kali salam, untuk panduannya ringkasnya silahkan pelajari di bawah ini.

1. Niat
2. Takbiratul ihram, dilanjut dengan doa iftitah
3. Membaca surat Al Fatihah
4. Membaca surat atau ayat Al Qur’an
5. Ruku’ disertai tuma’ninah
6. I’tidal disertai tuma’ninah
7. Sujud disertai tuma’ninah
8. Duduk di antara dua sujud disertai tuma’ninah
9. Sujud kedua disertai tuma’ninah
10. Berdiri lagi untuk melanjutkan ke rakaat kedua
11. Membaca surat Al Fatihah
12. Membaca surat atau ayat Al Qur’an
13. Ruku’ disertai tuma’ninah
14. I’tidal disertai tuma’ninah
15. Sujud disertai tuma’ninah
16. Duduk di antara dua sujud disertai tuma’ninah
17. Sujud kedua disertai tuma’ninah
18. Tahiyat akhir disertai tuma’ninah
19. Salam

Niat Sholat Tahajud

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى


Usholli sunnatat tahajudi rok’ataini lillahi ta’aalaa

Artinya: Aku niat sholat tahajud dua rakaat sunnah karena Allah Ta’ala

Niat adalah salah satu ruku di dalam setiap sholat baik sunnah atau fardhu, waktu menghadirkan niat yaitu pada saat takbiratul ikhram seperti contoh yaitu Tangan di angkat, mulut membacakan "allahuakhbar" maka berbarengan dengan itu dalam hati menghadirkan niat. Adapun mengucapkan biat sebelum takhbiratul ikhram, hukumnya sunnah.


Surat Yang Di Anjurkan

Pertanyaan tentang surat apa yang di anjurkan untuk di baca setelah Al Fatihah pada shalat tahajud?. Tidak ada ketentuan khusus dalam hal pembacaan surat atau ayat al-qur'an yang harus di baca dalam pelaksanaan sholat tahajud, ortinya boleh membaca surat apa saja yang sudah bisa dan hafal meski hanya al iklas di ulang-ulang.

tetapi senada dengan hadits di atas bahwa shalat tahajud disunnahkan di awali dengan rakaat ringan kemudian rakaat yang berat. pembacaan surat bisa di sesuaikan jika memang sudah memiliki kemampuan dalam penghafalan al-quran dengan baik misalnya 2 rakaat pertama membaca surat pendek dan rakaat selanjutnya surat panjang.

Doa Setelah Sholat Tahajud

Doa sholat tahajud tidak kalah penting dari tahajud itu sendiri karena doa tersebut berisi tentang permohonan ampun, pujian dan pengakuan. Jadi ketika selesai shalat tahajud jangan sampai lupa untuk dilanjut dengan berdoa, salah satu doa setelah tahajud yaitu :

اَللهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ واْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ. اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ

Allâhumma rabbana lakal hamdu. Anta qayyimus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta malikus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta nûrus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu antal haq. Wa wa‘dukal haq. Wa liqâ’uka haq. Wa qauluka haq. Wal jannatu haq. Wan nâru haq. Wan nabiyyûna haq. Wa Muhammadun shallallâhu alaihi wasallama haq. Was sâ‘atu haq.

Allâhumma laka aslamtu. Wa bika âmantu. Wa alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khâshamtu. Wa ilaika hâkamtu. Fagfirlî mâ qaddamtu, wa mâ akhkhartu, wa mâ asrartu, wa mâ a‘lantu, wa mâ anta a‘lamu bihi minnî. Antal muqaddimu wa antal mu’akhkhiru. Lâ ilâha illâ anta. Wa lâ haula, wa lâ quwwata illâ billâh.

Artinya, “Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad SAW itu benar. Hari Kiamat itu benar.

Amalan Setelah Sholat Tahajud

Amalan setelah sholat tahajud selain membaca doa boleh mengamalkan amaln baik lainnya seperti dzikir membaca tahlil tahmid tasbih shalawat atau bahkan menambahkan doa lain sesuai kebutuhan misalnya doa memohon dipertemukan jodoh, mudah rezeki, keberkahan hidup, keselamatan dunia akhirat dan yang lainnya.

Sholat tahajud ini termasuk amalan sunnah yang memiliki keutamaan banyak sekali, sehingga pembasannya pun sebetulnya sangat panjang. Namun semoga tulisan ringkas ini bisa mewakili semua pembahasan dan dipahami oleh pembaca semua, terutama bisa di amalkan dengan baik.

Mohon maaf atas kekurangan, silahkan pahami dengan benar seputar pembahasan pokok seperti niat sholat tahajud dan tata cara serta doanya. Setelah itu jangan biarkan waktu malam berlalu begitu saja, karena akan sangat merugi jika tidak di isi dengan kebaikan beribadah.