Bacaan Doa Niat Puasa Sunnah Bulan Rajab Latin Dan Artinya 2022

Niat Puasa Rajab - Rajab adalah bulan yang memiliki banyak keunggulan dengan berbagai keistimewaan di dalamnya, seluruh umat islam meyakini bahwa peristiwa besar berupa isra dan miraj nabi saw yang menghasilkan sebuah perintah kewajiban shalat lima waktu, terjadi pada bulan ini. Sehingga tidak heran juga jika sampai saat ini setiap muslim selalu setia menyambut kedatangan bulan rajab dan mengisinya dengan berbagai amal kebaikan.

Selain adanya sebuah peristiwa agung, rajab juga tergolong bulan yang di muliakan dan memiliki keunggulan lebih di banding bulan lainnya. Dalam hadist yang di riwayatkan oleh imam bukhari dan muslim jelas di sebutkan bahwa terdapat empat bulan haram (dimuliakan) yaitu Dzulqaidah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab. Begitu juga kemuliaan rajab ini di sebutkan dalam Al-Qur'an Surat At-Taubah, 9:36.

Keunggulan lain dari bulan rajab yaitu masuk pada bulan haram (dimuliakan) dimana pada bulan tersebut dilarang untuk berbuat kedhaliman sebagai tanda menghormati, peperangan dan yang lainnya, serta pada bulan haram ini segala amal kebaikan dilipat gandakan pahalanya dan amal buruk. Sebagaimana allah swt berfirman dalam surat At-Taubah ayat 36. yang mengkhususkan 4 bulan dari 12 bulan lainnya. Di dukung juga dengan salah satu hadits.


Bacaan Doa Niat Puasa Sunnah Bulan Rajab Latin Dan Artinya 2022


Rasululah SAW berdabda :

ألاَ إنَّ الزَمَانَ قَدْ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْم خَلَقَ اللهُ السَّمَوَاتَ وَالْأرْضَ السَّنَةَ اثْنَا عَشَرَ شَهْراً مِنْهَا أرْبَعَةُ حَرَمٌ، ثَلَاثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو القَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ وَرَجَبُ مُضَرُّ بَيْنَ جُمَادِى وَشَعْبَانَ. مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

”Sesungguhnya zaman berputar sebagaimana bentuknya semula di waktu Allah menciptakan langit dan bumi. Dalam setahun terdapat dua belas bulan yang di antaranya terdapat empat bulan yang dihormati, tiga bulan diantaranya berturut-turut Dzulqaidah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab Mudhar, yang terdapat diantara bulan Jumadil Tsani Tsaniah dan Sya’ban.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hukum Puasa Rajab

Adapun mengenai hukum puasa rajab ini adalah sunnah, sebab rajab masuk pada bulan yang diharamkan dari tiga bulan lainnya. Dalam salah satu keterangan di jelaskan tentan puasa di bulan al-muharram tersebut yang artinya yaitu :

“Seutama-utama puasa setelah Ramadhan adalah puasa-puasa di bulan-bulan Al-Muharram yakni Dzulqadah, Dzulhijah, Muharam, dan Rajab”

Selain keterangan tersebut, bisa juga melihat dari Syekh Zainuddin Al-Malibari dalam Fathul Mu‘in

أفضل الشهور للصوم بعد رمضان الأشهر الحرم. وأفضلها المحرم، ثم رجب، ثم الحجة، ثم القعدة، ثم شهر شعبان. 

Bulan paling utama untuk ibadah puasa setelah Ramadhan ialah bulan-bulan yang dimuliakan Allah dan Rasulnya. Yang paling utama ialah Muharram, kemudian Rajab, lalu Dzulhijjah, terus Dzulqa‘dah, terakhir bulan Sya‘ban.

Ketentuan Berapa Hari Puasa Rajab

Setelah mencermati dari berbagai sumber dan keterangan, untuk waktu pelaksanakan puasa rajab ini tidak ada ketentuan khusus, artinya boleh di lakukan sekemampuannya masing-masing, satu hari, tiga hari, satu minggu, dua minggu atau bahkan boleh lebih banyak jika mampu dan tidak memberatkan. Tetapi ada sebuah keterangan yang menyebutkan makruh jika puasa rajab ini di lakukan selama sebulan penuh agar tidak menyerupai puasa ramadhan.

Niat Puasa Rajab

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnati Rajaba lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: Aku berniat puasa sunah Rajab esok hari karena Allah SWT. 

Waktu membacakan atau menghadirkan niat puasa yaitu di malam hari akan tetapi karena puasa rajab ini tergolong puasa sunnah maka boleh berniat di siang hari jika malam harinya lupa, dengan syarat niat tersebut di lakukan antara subuh dan dzuhur juga belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa misalnya makan dan minum. Adapun untuk niat puasa rajab di siang hari yaitu :

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnati Rajaba lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: Aku berniat puasa sunah Rajab hari ini karena Allah SWT.

Sampai disini maka dapat disimpulkan tentang posisi puasa rajab adalah sunnah, juga sudah dapat dipahami kapan waktu pelaksanaan dan bacaan niatnya. Silahkan di pelajari dengan baik agar bisa melaksanakan ibadah dengan yakin dan benar. Semoga bermanfaat.