Tata Cara Bacaan Niat Doa Sebelum Dan Setelah Wudhu Urutan Yang Benar Lengkap

Niat Wudhu - Wudhu adalah cara bersuci yang di syariatkan dalam agama islam, juga menjadi syarat sah untuk melaksanakan sholat baik wajib atau sunnah. Jika melihat secara harfiah wudhu merupakan bersih dan indah sedangkan menurut syariat islam wudhu ini memiliki pengertian sebagai membersihkan anggota tubuh tertentu guna untuk menghilangkan hadas kecil seperti kentut, kencing, buang air besar, pingsan, menyentuh kemaluan tanpa alas, bersentuhan dengan yang bukan mahrom, gila dan yang lainnya.

Wudhu hukumnya adalah wajib ketika akan melaksanakan beberapa kategori ibadah seperti shalat, i'tikaf, thawaf, dan membaca atau memegang Alquran, namun hukumnya bisa menjadi sunnah ketika akan mengerjakan aktivitas lainnya misalnya saat akan memulai mandi wajib, sebelum tidur dan yang lainnya. Bahkan lebih jauhnya lagi umat muslim di anjurkan untuk selalu menjaga wudhunya setiap saat agar kesuciannya tetap terjaga. Sehingga hukum wudhu sendiri tergantung dari pekerjaan yang akan di lakukan bisa menjadi wajib dan juga bisa jadi sunnah.

Peraktik wudhu sendiri harus menjadi pemahaman yang pertama kali di pahami oleh setiap muslim, bahkan anak-anak sebelum baligh harus sudah di ajarkan dan di beri pemahaman tentang tata cara wudhu yang baik dan benar. Wudhu juga menjadi ibadah sangat paling penting karena berhubungan dengan ibadah lain, jika wudhunya tidak benar maka otomatis shalat yang di jalankannya pun menjadi tidak sah, begitu juga sebaliknya. Dengan demikian mempelari praktik wudhu juga, menjadi wajib hukumnya bagi setiap muslim.




Perintah wudhu sendiri tercantum dalam firman allah swt QS. Al-Maidah Ayat 6. Bunyinya yaitu:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَىٰ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ ۚ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَٰكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.” (QS. Al-Maidah: 6)

Setelah memahami tentang kedudukan hukum wudhu, ada 2 hal yang penting dalam melaksanakan wudhu tersebut yaitu rukun wajib dan sunnah dalam berwudhu. Boleh melakukan rukunya saja asal berurutan dan tetap sah tanpa melakukan sunnah dalam berwudhu akan tetapi akan lebih sempurna wudhunya jika di sertai dengan yang sunnah. Untuk selengkapnya mari lihat bagian-bagiannya.

Rukun Wudhu

1. Niat wudhu

2. Membasuh muka

3. Membasuh kedua tangan beserta kedua sikunya

4. Mengusap sebagian kecil kepala

5. Membasuh kedua kaki beserta kedua mata kaki

6. Tertib

Sunnah Wudhu

1. Membaca basmalah

2. Membasuh kedua telapak tangan sampai dengan pergelangan

3. Berkumur

4. Menghirup air kedalam hidung

5. Membasuh seluruh kepala

6. Mengusap seluruh bagian luar dan dalam kedua telinga

7. Menyela-nyela rambut jenggot yang tebal

8. Menyela-nyela jari-jari tangan dan kaki

9. Mendahulukan anggota badan yang kanan dari yang kiri

10. Menigakalikan basuhan.

11. Berturut-turut. Artinya tidak ada jeda yang lama di antara basuhan

Tata Cara Wudhu

Pertama: Membaca "Bismillahirrahmanirrahim" dilakukan ketika pertama kali akan berwudhu, bila lupa boleh membacanya ditengah-tengah wudhu, jangan lupa di lanjut membaca doa sebelum wudhu.

Doa Sebelum Wudhu

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهَ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. 

Asyhadu al lâ ilâha illa-Llâhu wahdahu lâ syarîka lah, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu warasûluhu.

Artinya: “Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.

Kedua: Membasuh kedua telapak tangan sampai dengan pergelangannya.

Ketiga: Berkumur atau memasukan air ke mulut dan memuntahkannya sebanyak 3 kali

Keempat: Memasukan atau menghisap air kedalam hidung hingga panglnya sebanyak 3 kali

Kelima: Membasuh muka bersamaan dengan itu membacakan niat, niat cukup dalam hati. Membasuh niat dilakukan sebanyak 3 kali

Niat Wudhu

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Arab-latin: Nawaitul whuduua liraf'il hadatsil asghari fardal lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardhu karena Allah Ta'ala

Keenam: Membasuh kedua tangan sampai sikunya, masing-masing sebanyak 3 kali, dahulukan yang kanan dari yang kiri dan usahakan menyela-nyela jari-jari

Ketujuh: Mengusap sebagian kecil kepala atau rambut yang ada di kepala, disunnahkan mengusap seluruh kepala sebanyak 3 kali

Kedelapan: Mengusap seluruh bagian luar dan dalam telinga dengan air baru, caranya masukan telunjuk kedalam lekukan telinga sedangkan ibu jari di bagian luar sebanyak 3 kali

Kesembilan: Membasuk kedua telapak kaki hingga mata kaki, dahulukan yang kanan dari yang kiri masing-masing sebanyak 3 kali. Wajib membasuh apa yang ada pada bagian ini seperti jika ada rambut dan yang lainnya, sedangkan bagi yang bagian kaki tersebut di potoh wajib membasuh bagian yang tersisa.

10. Tertib, maksudnya yaitu melakukan wudhu secara berurutan seperti yang sudah di sebutkan di atas.

Sampai tahapan ini wudhu sudah selesai, akan tetapi jangan lupa juga untuk membaca doa setelah wudhu.

Doa Setelah Wudhu

أَشْهَدُ أَنْ لآّاِلَهَ إِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اللّهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ

Asyhadu allâ ilâha illallâhu wahdahû lâ syarîka lahu wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhû wa rasûluhû, allâhummaj'alnî minat tawwâbîna waj'alnii minal mutathahhirîna.

Artinya: "Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk dalam golongan orang-orang yang bertobat dan jadikanlah aku termasuk dalam golongan orang-orang yang bersuci (shalih)." (Dari hadits riwayat Imam Muslim dan Imam at-Tirmidzi).

Demikian pembahasan tentang tata cara bacaan niat doa setelah wudhu urutan yang benar syarat rukun lengkap arab latin dan artinya. Semoga yang masih dalam tahap belajar, bisa memahaminya dengan baik dan benar serta bisa selalu menjaga wudhu setiap saat agar diri selalu dalam keadaan suci dari hadas. Orang yang selalu menjaga kesucian dirinya, berarti dia orang baik dan pasti allah swt menyikauinya.